Jumat, 21 September 2012

☆ ☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆
╭⌒⌒╮╭⌒╮~╭⌒╮
╱◥█◣ ☆ ☆
︱田︱ ╬╬╬╬╬
Kadang apa yang menurut pemikiran kita benar, Tuhan berkata “TIDAK”. Tidak, karena pemikiran itu bukanlah pemikiran yang terbaik. Tidak, karena pemikiran i
tu sama sekali salah. Tidak, karena walaupun pemikiran tersebut mungkin saja dapat menolongmu, namun juga akan menimbulkan masalah bagi orang lain.
Ketika menurut Tuhan waktunya tidak tepat, Tuhan akan berkata, “PERLAHAN”. Renungkanlah, apa yang terjadi bila Tuhan menjawab setiap doa secepat kita membalik telapak tangan? Apakah yang akan terjadi? Itu berarti Tuhan menjadi hambamu bukan Tuanmu. Seakan Tuhan yang mengabdi kepadamu dan bukan engkau yang mengabdi padaNya.
Ketika kita bersalah dan menyesali kesalahan itu, Tuhan berkata BERTOBATLAH, JANGAN BERBUAT DOSA LAGI dan BERTUMBUHLAH..
Orang yang mementingkan dirinya sendiri, harus bertumbuh dalam ketidakegoisan.
Orang yang kurang percaya diri, harus bertumbuh dalam keberanian.
Orang yang suka menguasai orang lain, harus bertumbuh dalam kepekaan dan kerendahan hati.
Orang yang senang mencela, harus bertumbuh dalam tenggang rasa.
Orang yang selalu berpikiran negatif, harus bertumbuh dalam sikap positif.
Orang yang senang mencari kepuasan jasmani, harus bertumbuh didalam berbagai rasa dengan orang-orang yang menderita kekurangan.
Ketika waktunya telah BENAR dan TEPAT, Pintu yang menuju ke arah impianmu tiba-tiba terbuka
dan Tuhan berdiri disana sambil berkata: “YA”, “TERJADILAH”, dan “PERGILAH untuk menjadi BERKAT dan KESAKSIAN bagi orang lain”
Saat itulah mujizat terjadi. Pecandu obat bius menemukan kebebasannya, yang sakit disembuhkan, yang kecewa dipulihkan, yang ragu-ragu menjadi percaya layaknya seorang anak kecil.
Ingatlah, Penundaan oleh Tuhan bukan berarti pengingkaran janji Tuhan. Waktunya Tuhan sempurna adanya. Kesabaran adalah yang kita perlukan dalam menanti jawaban Tuhan.
Efesus 3:18-21»
18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, 21 bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin. happy Sunday jangan lupa berjumpa dengan Allah yang sungguh Dasyat dan ajaib ya temen-temen:)
“Tuhan Yesus Memberkati..!” silahkan dibagi :)
by: Immanuel P
Let's Sing a Song " Kau Berfirman " by Pdt. Ir. Welyar Kauntu

" KAU BERFIRMAN "
" Apapun yg terjadi dalam hidupku ini tak pernah kuRagukan kasihMu Tuhan,lewat gunung yg tinggi dalam lembah yang curam tak pernah kuRagukan JanjiMu Tuhan Kau berfirman dan sembuhkanku,Kau bersabda dan selamatkanku, Tiada yang MUSTAHIL bagiMu.... Yesus ku percaya padaMU...

Kau(TUHAN) Turun Tangan Memberkatiku dan kamu 
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
Sepuluh Alasan Mengapa Kita Perlu Berdoa dengan Tekun
☆ ☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆
╭⌒⌒╮╭⌒╮~╭⌒╮
╱◥█◣ ☆ ☆
︱田︱ ╬╬╬╬╬
Mengurangi daya stres yang ditimbulkan oleh beraneka ragam persoalan hidup yang kita alami. Mereka yang suka malas ber

doa akan lebih mudah untuk mengalami stres. Menurunkan tingkat emosi atau kemarahan. Mereka yang lebih sering berdoa akan lebih mampu mengendalikan diri dalam hal emosi dan kemarahan. Mereka yang sedang mau marah dan kemudian berdoa niscaya emosinya menjadi stabil. Mengurangi bahkan menghilangkan rasa putus asa. Mereka yang tekun berdoa akan memiliki kemampuan lebih untuk tidak mudah
1. Mengurangi daya stres yang ditimbulkan oleh beraneka ragam persoalan hidup yang kita alami. Mereka yang suka malas berdoa akan lebih mudah untuk mengalami stres.
2. Menurunkan tingkat emosi atau kemarahan. Mereka yang lebih sering berdoa akan lebih mampu mengendalikan diri dalam hal emosi dan kemarahan. Mereka yang sedang mau marah dan kemudian berdoa niscaya emosinya menjadi stabil.
3. Mengurangi bahkan menghilangkan rasa putus asa. Mereka yang tekun berdoa akan memiliki kemampuan lebih untuk tidak mudah putus asa saat berada dalam kegagalan dibanding mereka yang jarang bahkan sama sekali malas berdoa.
4. Meningkatkan ketegaran hati. Mereka yang lebih tekun berdoa akan lebih tegar menghadapi peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar yang dikehendakinya bahkan peristiwa pahit sekalipun.
5. Meningkatkan daya tahan tubuh dari penyakit-penyakit yang disebabkan gangguan psikis dengan ketekunan dalam berdoa. Seseorang akan memiliki daya tahan secara fisik karena doa. Mereka mampu menghadapi dan menjalani kehidupan dengan segala peristiwanya dalam terang kehendak Allah, sehingga tubuh tidak menjadi mudah lemah karena beban pikiran dan pekerjaan.
6. Membuat orang menjadi lebih terbuka terhadap kelemahan dan kekurangan sesama. Mereka yang tekun berdoa dengan baik memiliki sikap yang lebih terbuka terhadap sesamanya karena ia akan terbantu dalam doa-doanya untuk menyadari juga kelemahan-kelemahannya sendiri.
7. Meningkatkan daya cinta kasih kepada diri sendiri dan orang lain. Ketekunan dalam doa membuat seseorang memiliki relasi intim dengan Tuhan Allah. Allah sendiri adalah kasih maka mereka yang tekun berdoa niscaya memiliki daya cinta kasih yang lebih kepada diri sendiri dan sesamanya. Mereka yang terjerumus dalam narkoba pastilah orang yang tidak tekun berdoa karena tidak mampu mencintai dan mengasihi diri sendiri.
8. Meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan diri. Seseorang yang dalam hidupnya tekun untuk berdoa akan memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mengembangkan diri dengan lebih maksimal karena ia akan semakin memahami talenta-talenta yang Tuhan berikan dan bagaimana seharusnya dikembangkan.
9. Menjadikan yang tidak baik menjadi baik. Setiap orang yang tekun berdoa akan memiliki kemampuan untuk mengubah yang tidak baik menjadi baik, dibandingkan mereka yang malas berdoa justru menjadikan yang baik menjadi buruk.
10. Layak menerima keselamatan. Dengan berdoa tekun seseorang mendapatkan kesempatan untuk semakin kuat dan bahkan karena relasinya yang baik dengan Allah selagi di dunia ini, ia juga akan mengalami yang sama kelak di keabadian;

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu.
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
"Berdoa harus disertai iman"

1 Tes 5:17 "Tetaplah berdoa."
Yak 2:17 "Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati."
Baca Yak 2:17-26.

Ketika merenungkan ayat2 Firman Tuhan diatas, saya jadi teringat kisah 2 orang petani yang berdoa memohon hujan..

Pada suatu musim kemarau yg panjang, ada dua orang petani yang berdoa memohon kepada Tuhan untuk menurunkan hujan.
Petani pertama berdoa tapi tidak mempersiapkan ladangnya, karena dia berpikir 'kemarau masih panjang',
Petani kedua berdoa dan dengan iman 'Tuhan dapat menurunkan hujan kapan saja Tuhan mau', dan dia segera mempersiapkan ladangnya.

Beberapa waktu kemudian.., ketika ladang dari petani yang kedua telah siap.., Tuhan memberikan hujan dengan limpahnya. Kedua petani menerima hujan, tapi petani yg pertama tidak ada ladang yang siap untuk menerima hujan tersebut, sehingga hujan tersebut tidak membawa berkat apa2 baginya.
Berbeda dengan petani kedua yang telah siap dengan ladangnya, petani kedua menerima 'berkat' tepat pada saat dia telah siap menerima.

Seringkali kita berdoa memohon berkat kepada Tuhan, namun keadaan di sekeliling kita membuat kita lemah iman, seperti petani pertama yang berpikir kemarau masih panjang, "mana mungkin Tuhan menurunkan hujan di musim kemarau", sehingga membuat dia santai, tidak mempersiapkan ladangnya.

Sahabat.., ingatlah bahwa Tuhan adalah Allah Yang Berdaulat dan Berkuasa menurunkan "HUJAN BERKAT" kapan saja DIA mau, tidak peduli keadaan/ kondisi Saudara saat ini, sebab bagi Tuhan tidak ada sesuatupun yang mustahil. ( Luk 1:37), oleh sebab itu; BERDOALAH dengan IMAN dan disertai dengan TINDAKAN imanmu.

Tentunya doa yang dikabulkan Tuhan adalah permohonan doa yang sesuai dengan kehendak Tuhan, atau tidak menyimpang daripada Firman Tuhan.
1 Yoh 5:14,15.
"Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya."
"Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya."

Roma 15:13 "
Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan."

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu. ( by: Admin )
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
"Waktu dan Cinta"

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya.

Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas

pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.

Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu.
Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta.

Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.
"Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta.
"Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini."
Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi.

Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta.
Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik.
Tak lama lewatlah Kecantikan.
"Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!", teriak Cinta.
"Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya.
Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan.
"Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta.
"Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..." kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.

Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!"
Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.
Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi.

Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu.
Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.
"Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu." kata orang itu.

"Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran.
"Sebab...," kata orang itu, "Hanya Waktu lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu."

Demikian juga, dengan berjalannya waktu.., semakin kita menyadari betapa besarnya cinta Tuhan kepada kita.

Di saat semua teman meninggalkan kita, hanya Tuhan yang mau menerima kita dengan kasih-Nya yang tiada berkesudahan.

Tuhan Yesus berfirman: "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu." Yohanes 15:9.

Oleh karena itu ;
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Markus 12:30.

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu.
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
Apakah Allah Selalu Memberi Kita Apa yang Kita Doakan?
☆ ☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆☆ ☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆
╭⌒⌒╮╭⌒╮~╭⌒╮
╱◥█◣ ☆☆☆
︱田︱ ╬╬╬╬╬
Tanya:

Apakah Allah Selalu Memberi Kita Apa Yang Kita Doakan?

Jawab:
Terkadang kita berdoa untuk hal-hal yang akan tidak mengenakkan kita atau orang lain, atau kita berdoa dengan sikap mementingkan diri sendiri. Hal ini akan berakibat tidak baik apabila Allah mengabulkan apa yang kita minta dalam situasi tersebut. Pada suatu waktu, apa yang kita inginkan baik, namun hal tersebut bukan merupakan bagian dari rencana Allah bagi kita. Terkadang Allah menginginkan kita untuk menunggu - Dia mungkin memberi kita apa yang kita minta, tetapi tidak sekarang. Dia mengetahui bahwa waktu yang akan datang lebih baik.
Namun di lain waktu, Allah memberi kita apa yang kita minta karena hal itu merupakan hal yang baik. Karena Allah mengasihi kita maka Ia akan memberikan hal-hal yang baik bagi kita.
Allah selalu siap memberitahu kita bagaimana Dia menjawab berbagai macam doa khusus kita. Dia berjanji untuk memberi kita apa yang kita minta, misalnya ketika kita minta makanan, baju, membantu mencari nafkah kehidupan orang Kristen, kebijaksanaan, dll. Tapi di lain pihak, kita tahu bahwa Allah akan menjawab doa kita bilamana hal yang kita minta itu tidak melawan kehendak Allah. Kita dapat memastikan bahwa Allah akan selalu melakukan yang terbaik.
Ayat Kunci :
Lukas 22:42 Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.
Ayat Terkait:
Mazmur 17:6, Yesaya 55:8-9, Matius 6:10, 7:11,
Roma 11:36, Yakobus 1:5, Yakobus 4:13-17
Pertanyaan Terkait:

- Berapa banyak keinginan kita yang akan dipenuhi oleh Tuhan?

- Apakah Allah akan memberi sesuatu dari surga untuk apa yang kita inginkan?

- Apakah Allah akan memberikan sebuah rumah untuk mereka yang miskin?
Catatan :
Dengan demikian marilah kita meminta kepada Allah hal-hal khusus yang kita inginkan serta meminta kepada Allah sesuai kehendakNya. Kemudian tanamkan iman dan pengharapan untuk percaya bahwa Allah akan memelihara kita. karena Dia setia dan dapat dipercaya.

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu.
(by nuel)
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
Baikkah Mengeluh kepada Allah?
☆ ☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆☆
╭⌒⌒╮╭⌒╮~╭⌒╮
╱◥█◣ ☆☆☆
︱田︱ ╬╬╬╬╬
Tanya:

Pertanyaan
Baikkah mengeluh kepada Allah?

Jawaban:
Ya memang baik mengeluh kepada Tuhan. Kita harus jujur mengenai perasaan-perasaan kita, dan kita memang tidak dapat menyembunyikannya dari Allah. Siapapun yang membaca Kitab Mazmur dan Ayub dapat melihat bahwa orang-orang berdoa dan berkata kepada Allah tentang bagaimana perasaan mereka sesungguhnya. Tetapi mereka juga tidak menuduh karena Allah tidak mengendalikan atau mengerjakan sesuatu yang jahat. Mereka bercerita kepada Allah bahwa mereka percaya pada kebaikan-Nya. Demikianlah juga seharusnya kita berdoa.
Kita dapat dan memang seharusnya bercerita kepada Allah bagaimana perasaan kita. Demikian pula, kita seharusnya berkata kepada-Nya bahwa kita mengenal Allah dan Dia mendapatkan perhatian terbaik dalam hidup kita. Kita seharusnya mengucap syukur kepada-Nya karena kasih-Nya kepada kita. Allah di pihak kita. Dia ada di samping kita dan menolong kita apabila kita percaya kepada-Nya.

Ayat Kunci:
Lalu Tuhan menjawab aku, demikian: "Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya. Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat- lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh." (Habakuk 1:2-3)
Ayat Terkait:

Ayub 3:1-10; Mazmur 77:1-21; 102:1-29; Pengkhotbah 7:13-14; Habakuk 1:1-2; 1Petrus 5:7

Catatan:
Ada suatu perbedaan antara keluhan dan kemarahan kepada Allah. Kita diBimbing untuk melihat Allah sebagai sekutu (teman) mereka, Bapa yang mengasihi, dan teman baik. Bimbinglah mereka agar keluhan mereka kepada Bapa didasarkan atas iman dalam Allah dan kebaikan-Nya. Amin (by:nuel)

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu.
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
"Memakai cara Tuhan"

Dalam Kitab Yesaya 30:15-16 tertulis
: “Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu."

Tetapi kamu enggan, kamu berkata: "Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: "Kami mau mengendarai kuda tangkas," maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi.

Firman di atas ditujukan untuk bangsa Israel yang memilih untuk mengandalkan bangsa Mesir dibandingkan taat dengan instruksi Tuhan untuk bertobat, tinggal diam, tinggal tenang, dan percaya kepadaNYA.

Sesungguhnya Firman tadi, bukan hanya untuk mereka. Karena seringkali kita juga seperti itu, terutama ketika menghadapi masalah. Kita panik, bingung, dan terburu-buru mencari solusi tanpa berdoa lebih dulu. Kita langsung menghubungi si A, si B, untuk bertanya dan meminta bantuan. Atau kita langsung melakukan C, dan D berdasarkan logika sendiri. Akhirnya, bukan solusi yang kita dapatkan, melainkan masalah baru. Dan kita menjadi lemah, kecewa, putus asa. Bahkan tidak sering kita mulai menyalahkan Tuhan.

“Mengapa Tuhan, ini terjadi kepadaku?”
“Mengapa Tuhan diam saja?”
“Mengapa Tuhan tidak mempedulikanku?”

Memang paling mudah melimpahkan kesalahan kepada pihak lain ketika kita harus diperhadapkan dengan masalah. Padahal kita lupa, bahwa kadang/seringkali masalah itu terjadi karena kesalahan kita sendiri, yang tidak mengandalkan Tuhan dalam proses penyelesaiannya.

Lewat ayat di atas, Tuhan ingin memberitahu kita hari ini bahwa dalam menghadapi permasalahan, harus dengan cara TUHAN yang jauh lebih sederhana. Mengapa sederhana? Karena Tuhan tahu kapasitas manusia ciptaanNYA. Tuhan seolah berkata, “Lakukanlah bagianmu, dan ijinkan Aku melakukan bagianKU.”

Apa saja cara TUHAN untuk kita pakai supaya mendapatkan solusi?

1. BERTOBAT
Karena terkadang masalah terjadi akibat dosa/pelanggaran yang kita lakukan. Jika demikian, solusinya adalah bertobat.

2. TINGGAL DIAM
Karena seringkali kesibukan mencari solusi justru membuat kita kehilangan kepekaan mendengarkan perintah/petunjuk Tuhan dalam menghadapi permasalahan. Itu sebabnya Tuhan meminta kita untuk “tinggal diam”, tanpa memikirkan solusi, melainkan berdoa saja dan menanti-nantikan pertolongan Tuhan dengan rendah hati.

3. TINGGAL TENANG
Karena dengan menjadi tenang, baru kita bisa berdoa kepada Tuhan. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. (I Petrus 4:7b)

4. PERCAYA
Karena ketika kita percaya kepada Tuhan, maka Tuhan akan bertindak memberikan solusi di luar jalan pikiran manusia.
Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" (Markus 9:23b)

Jadi, pakailah CARA TUHAN setiap kali kita menghadapi masalah. Andalkanlah hanya DIA!

Source: R/hmministry

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu.
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
"Kisah seekor kupu-kupu"

"Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.,....Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelam

i pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir." Pengkhotbah 3:1,11.
Baca: Pengkhotbah 3:1-11.

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun.., dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, serta sayap-sayap yang mengerut.
Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Sayangnya, semuanya tak pernah terjadi.

Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang !.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil tersebut adalah cara Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya. Sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Kadang, perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin malah melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.

Kita memohon kekuatan.., dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita kuat.

Kita memohon kebijakan.., dan Tuhan memberi kita persoalan untuk diselesaikan.

Kita memohon kemakmuran.., dan Tuhan memberi kita otak dan tenaga untuk bekerja.

Kita memohon keteguhan hati.., dan Tuhan memberi kita bahaya untuk diatasi.

Kita memohon cinta.., dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk ditolong.

Kita memohon kemurahan/kebaikan hati.., dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan.

Begitulah cara Tuhan membimbing Kita...

Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan segala apa yang kita butuhkan.
Kebanyakan kita tidak mengerti, bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal sesunguhnya itulah yang terbaik untuk kita, karena Tuhan berjanji membuat segala sesuatu indah pada waktunya.

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu.
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
"Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan." Amsal 18:12.

Kadang sepatah kata yang ketus membuat kita :
⌣ Sakit hati sampai bertahun-tahun
⌣ Sikap ceria dan kegembiraan selama ini tersapu habis oleh se

patah kata.

Kalau orang bertanya mengapa?

★ Anda akan menjawab: “kata-kata itu sungguh amat menyakitkan !.”

★ Benarkah kata-kata itu yang begitu menyakitkan?
Ataukah Anda yang terlalu lemah?

Bukan...

└▸ Anda tidak lemah, dan
└▸ kata kata ketus itu pun tidak ada apa-apanya.

Permasalahannya adalah:
Hati Anda yang terlalu tinggi.

Tinggi hati membuat :
~ harga diri,
~ gengsi,
~ keinginan dihormati,
semua ikut menjadi tinggi.

Tinggi hati membuat Anda merasa diri :
~ terhormat,
~ mulia dan
~ sempurna.

Sikap inilah yang membuat Anda gampang ;
-> tersinggung,
-> mudah sakit hati, dan
-> berprasangka buruk.

Tinggi hati membuat Anda
* rapuh, dan
* jiwa Anda lemah.

Jika Anda mau jadi kuat,
belajarlah rendah hati setiap saat,
maka kata-kata ketus di atas tidak akan berarti apa pun bagi Anda

Kerendahan hati membuat Anda
◀ tenang,
◀ hening, namun
◀ tegar bagai samudera yang mengambil tempat paling rendah.

- Rendah hati membuat Anda bebas leluasa
- Rendah hati adalah sumber kekuatan dan sukacita..

Marilah kita belajar rendah hati dari Kristus Yesus;

"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama"
Filipi 2:5-9.

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu.
 
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
☆ ☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆ ☆☆☆☆☆☆☆
╭⌒⌒╮╭⌒╮~╭⌒╮
╱◥█◣ ☆☆☆
︱田︱ ╬╬╬╬╬
Tanya:

Apa Yang Perlu Kita Doakan?
Jawaban:
Sebelum kita menjawab pertanyaan diatas, marilah kita perluas / kembangkan terlebih dahulu Pertanyaannya, begini:
Kalau boleh jujur SAHABAT DOA sekalian Kita berdoa cenderung agar Tuhan lebih memenuhi KEBUTUHAN KITA atau KEINGINAN KITA?
Kalau kita menginginkan Semua KEINGINAN KITA terpenuhi/dipenuhi Tuhan, CEPAT Rubah Pola Pikir Anda!!!
INGAT! TUHAN sekali-kali tidak akan pernah mengabulkan DOA yang meminta agar semua KEINGINAN kita dipenuhi Tuhan! Kenapa?
Karena TUHAN akan selalu memenuhi semua KEBUTUHAN KITA, Anda meng-AMIN-kan itu?
Kita berdoa untuk tiga hal:
(1) kebutuhan-kebutuhan kita
Misalnya, kita membutuhkan makanan, pakaian dan rumah. Demikian juga dengan orang-orang lain. Kita juga membutuhkan pengampunan dan pertolongan dalam menahan godaan, berbuat kebaikan dan menjadi orang seperti yang dikehendaki Allah.
(2) kebutuhan orang lain, dan
Kita juga butuh berdoa agar kehendak Allah terjadi di dunia ini. Yesus mengajar kita untuk berdoa, "Jadilah kehendakMu di atas bumi ini, seperti juga di Surga" (Matius 6:10). Ini juga merupakan salah satu alasan yang dikatakan Alkitab kepada kita untuk kita lakukan bagi para pemimpin. Kita dapat mempengaruhi kejadian-kejadian di dunia dengan cara berdoa seperti itu.
(3) Agar kehendak Allah terjadi. Banyak permohonan yang kita bawa ke hadirat Allah akan serupa dengan hal-hal di atas.
Kita tidak perlu membatasi doa-doa kebutuhan kita, kita dapat memuji Allah dan mengatakan kepadaNya betapa indahnya Dia. Allah adalah sahabat kita. Dia ingin mendengarkan doa dari kita.
Ayat Kunci:
Lukas 11: (2) Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
(3) Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
(4) dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."

Ayat Terkait:
Lukas 11:9-10;
(9) Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
(10) Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Yohanes 16:23-24;
(23) Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.
(24) Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.
Filipi 4:6;
(6) Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
1 Timotius 2:1-4
(1) Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,
(2) untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
(3) Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,
(4) yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
Pertanyaan Terkait:
Apakah Allah kadang-kadang mengatakan kepada kita apa yang harus kita doakan? Mengapa kita harus mendoakan hal-hal tertentu? Apakah kita harus mengajukan permohonan kepada Allah untuk bahan doa kita?
Catatan:
Kita dapat memperkenalkan temen2 kita kepada kebutuhan-kebutuhan doa yang berbeda setiap saat. Jika mereka dapat mengatasi salah satu, gerakkanlah mereka ke bagian lain. Dengan cara itu mereka memiliki waktu untuk mempelajari setiap kebutuhan dengan baik.
Mari masuklah kepelataranNya dengan Ucapan Syukur atas Cinta Kasih SayangNya sertakan nyanyikan Persembahan Syukurmu SAHABAT, n HAppy Sunday :)

Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati Anda selalu. (by: nuel)
https://www.facebook.com/SAHABAT.DOA.YESUS
 
ans!!