Minggu, 29 Juli 2012

Semua anak Tuhan tanpa terkecuali, besar atau kecil, tua atau muda, pendeta atau bukan, sekolah Alkitab atau tidak, punya tugas dan kewajiban untuk melayani Tuhan dan turut ambil bagian dalam pelebaran kerajaan Allah di muka bumi ini.
Tingkat pelayanan masing-masing orang berbeda, dari yang paling sederhana hingga yang paling besar masing2 punya tanggung jawab serta konsekuensinya di hadapan Tuhan.
Sahabat..inilah kabar gembiranya."...Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Roma 8:28 

Kamis, 26 Juli 2012

 
 
Kesaksian dan kisah hidup Nick Vujicic
=========================

Kesaksian dan kisah nyata Nick
**********************

"Kondisi Tubuh Saya Adalah Karunia"
------------------------------------------

Nick Vujicic adalah seorang pria asal Australia yang mempunyai kondisi tubuh cacat. Dia tidak mempunyai kedua tangan dan kaki yang utuh. Kaki sebelah kirinya pendek sekali, nyaris hanya dari mata kaki sampai telapak kaki. Bagaimana Nick dapat menerima kondisi tubuhnya ini dan bagaimana dia menjalani kehidupannya? Simak wawancara SOLUSI dengan Nick Vujicic berikut ini.

Host: Suatu saat dalam hidup anda, pasti pernah kecewa pada Tuhan. Pernahkah anda berpikir untuk bunuh diri?

Nick: Waktu saya berusia 12 tahun, saya berniat untuk bunuh diri. Saya memang pergi ke sekolah, tapi hidup saya tidak ada di sekolah. Saya melihat diri saya tidak layak lagi untuk hidup… dan saya begitu menyesali keadaan diri saya… Tapi yang saya harapkan saat itu seseorang datang dan berkata semuanya akan baik-baik saja. Masalahnya jika orang mengatakan hal itu, maka saya akan katakan, “Bagaimana bisa, kamu tidak tahu pahitnya hidup dan masa depan saya. Yang membuat saya senang adalah memiliki orang tua dan saudara yang sangat mendukung saya. Saya selalu terbuka dengan mereka tentang hidup dan perjuangan saya.

Host: Apakah anda pernah protes kepada Tuhan?

Nick: Tentu saja, khususnya pada saat saya berusia 7 sampai 9 tahun. Saya tumbuh di keluarga Kristen, semua orang berkata bahwa Tuhan itu Kasih. Setiap orang berkata bahwa Tuhan baik selamanya dan untuk selamanya Tuhan baik. Tapi saya tidak bisa mengatakan itu. Saya tidak dapat melihat kasih Tuhan dalam hidup saya karena rasa sakit dan penderitaan yang saya alami. Saya tidak mengerti kenapa ini bisa terjadi atas diri saya. Rupanya Tuhan tahu kalau saya akan dilahirkan seperti ini dan saya pikir kalau Dia mengasihi saya, seperti kepada yang lainnya, kenapa Dia membiarkan saya dilahirkan seperti ini… dan juga, kalau Dia dapat melakukan segala sesuatu, mengasihi dan memperdulikan saya, lalu mengapa Dia tidak memberikan saya tangan dan kaki secara mujizat?

Untuk beberapa tahun saya marah pada Tuhan, tidak bicara kepadaNya dan tidak mau melakukan apapun untukNya, sebab dalam setiap keadaan membuat saya bertanya dimanakah Tuhan? Apakah Dia itu benar-benar ada? Apakah Dia mendengar doa kita? Pertanyaan-pertanyaan ini yang selalu terlintas dalam benak saya.

Host: Kapan anda bisa menerima diri anda apa adanya?

Nick: Waktu saya berusia 8 tahun, saya mengalami depresi yang sangat berat. Dipenuhi oleh kemarahan saya terhadap Tuhan, membuat saya ingin menyerah dari hidup ini. Saya selalu bergantung pada orang lain, bahkan untuk mengambil segelas airpun saya tidak mampu. Jadi daripada saya membebani orang lain, lebih baik saya akhiri saja hidup saya. Saya tidak menemukan arti dan tujuan hidup saya…

Seperti tertulis dalam kitab suci, bahwa Tuhan memiliki harapan dan masa depan untuk kita, tapi saya sama sekali tidak menemukan harapan dan masa depan bagi hidup saya. Jadi seringkali saya tidak mengerti bagaimana saya bisa menikah, berkeluarga, hidup sepeti orang normal dan yang lainnya… dan sekalipun menikah, bagaimana saya bisa memegang tangan istri saya? Hal-hal inilah yang terjadi atas diri saya. Namun perubaan datng saat umur saya 13 tahun.

Tadinya saya berpikir bahwa saya adalah satu-satunya orang di dunia ini yang memiliki ketidakmampuan seperti ini. Lalu ibu saya menunjukkan sebuah koran yang memuat artikel tentang seseorang yang mampu mengatasi ketidakmampuannya sendiri. Dan itu membuka pikiran saya, bahwa mungkin saya bukan satu-satunya orang yang menderita. Saya mulai melihat ini sebagai berkat, dan saya melihat hidup saya bukan setengah kosong melainkan setengah penuh. Saya tidak tahu berapa penuh, tapi saya melihat kekurangan ini sebagai karunia.

Host: Pernahkah anda berpikir untuk menikah?

Nick: Tentu saja

Host: Menurut anda, mengapa orang mudah menyerah? Apa harapan anda jika mereka saat ini melihat anda?

Nick: Saya di sini bukan untuk memotivasi karena itu bersifat sementara, saya di sini untuk memberikan inspirasi, karena inspirasi itu bersifat kekal. Dan saya ingin orang mengingat saya waktu mereka melalui masa yang sukar. Saya ingin orang melihat hidup saya sebagai contoh dari kasih karunia Tuhan, supaya semua orang tahu bahwa saya memiliki harapan hanya di dalam Yesus Kristus.

Bagi anda yang ingin mendapatkan DVD kisah nyata dari Nick Vujicic, anda dapat membelinya di situs http://www.%20lifewithoutlimbs.org/

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” (Roma 5:3-5)
God Bless You All. 

https://www.facebook.com/groups/doamengubahsegalasesuatu/permalink/337280876355577/

shalom。。。baca RENUNGAN motivasi yukkk。。。

***KEKAYAAN, KESUKSESAN, DAN KASIH
SAYANG "***

Suatu ketika, ada seorang wanita yang
kembali pulang ke rumah dari
perjalanannya keluar rumah, dan ia
melihat ada 3 orang pria berjanggut
yang duduk di halaman depan. Wanita
itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyumnya
yang khas: “Aku tidak mengenal Anda,
tapi aku yakin Anda semua pasti orang
baik-baik yang sedang lapar. Mari
masuk ke dalam, aku pasti punya
sesuatu untuk mengganjal perut”.

Pria berjanggut itu lalu balik bertanya,
“Apakah suamimu sudah pulang?”
Wanita itu menjawab, “Belum, dia
sedang keluar”.
“Oh kalau begitu, kami tak ingin
masuk. Kami akan menunggu sampai
suamimu kembali”, kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu
berkumpul, sang isteri menceritakan
semua kejadian tadi. Sang suami,
awalnya bingung dengan kejadian ini,
lalu ia berkata pada istrinya,
“Sampaikan pada mereka, aku telah
kembali, dan mereka semua boleh
masuk untuk menikmati makan malam
ini”.

Wanita itu kemudian keluar dan
mengundang mereka untuk masuk ke
dalam.
“Maaf, kami semua tak bisa masuk
bersama-sama”, kata pria itu hampir
bersamaan.

“Lho, kenapa? tanya wanita itu karena
merasa heran.

Salah seseorang pria itu berkata,
“Nama dia Kekayaan,” katanya sambil
menunjuk seorang pria berjanggut di
sebelahnya, “sedangkan yang ini
bernama Kesuksesan, sambil
memegang bahu pria berjanggut
lainnya. Sedangkan aku sendiri
bernama Kasih-Sayang.

Sekarang,
coba tanya kepada suamimu, siapa
diantara kami yang boleh masuk ke
rumahmu.”

Wanita itu kembali masuk kedalam,
dan memberitahu pesan pria di luar.
Suaminya pun merasa heran. “Ohho…
menyenangkan sekali. Baiklah, kalau
begitu, coba kamu ajak si Kekayaan
masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini
penuh dengan Kekayaan.”
Istrinya tak setuju dengan pilihan itu.
Ia
bertanya, “sayangku, kenapa kita tak
mengundang si Kesuksesan saja?
Sebab sepertinya kita perlu dia untuk
membantu keberhasilan panen ladang
pertanian kita.”

Ternyata, anak mereka mendengarkan
percakapan itu. Ia pun ikut
mengusulkan siapa yang akan masuk
ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik
jika kita mengajak si Kasih-sayang yang
masuk ke dalam? Rumah kita ini akan
nyaman dan penuh dengan
kehangatan Kasih-sayang.”
Suami-istri itu setuju dengan pilihan
buah hati mereka.
“Baiklah, ajak masuk
si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan
malam ini, Si Kasih-sayang menjadi
teman santap malam kita.”

Wanita itu kembali ke luar, dan
bertanya kepada 3 pria itu. “Siapa
diantara Anda yang bernama Kasih-
sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda
menjadi tamu kita malam ini.”

Si Kasih-sayang berdiri, dan berjalan
menuju beranda rumah. Ohho..
ternyata, kedua pria berjanggut lainnya
pun ikut serta. Karena merasa ganjil,
wanita itu bertanya kepada si Kekayaan
dan si Kesuksesan.

“Aku hanya mengundang si Kasih-
sayang yang masuk ke dalam, tapi
kenapa kamu ikut juga?”
Kedua pria yang ditanya itu menjawab
bersamaan. “Kalau Anda mengundang
si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka
yang lainnya akan tinggal di luar.
Namun, karena Anda mengundang si
Kasih-sayang, maka, kemana pun
Kasih sayang pergi, kami akan ikut
selalu bersamanya.

Dimana ada Kasih-
sayang, maka kekayaan dan
Kesuksesan juga akan ikut serta.

Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami
berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-
sayang yang bisa melihat.
Hanya dia
yang bisa menunjukkan kita pada jalan
kebaikan, kepada jalan yang lurus.
Maka, kami butuh bimbingannya saat
berjalan. Saat kami menjalani hidup
ini.”

Refleksi:

Banyak orang terlalu fokus pada
pencarian kekayaan dan terlalu sibuk
pada aktivitas pekerjaan dan lupa
untuk memperhatikan hal-hal rohani
yang sessungguhnya akan sangat
bermanfaat bagi totalitas
kehidupannya. Di dunia ini juga banyak
pilihan-pilihan, sebagian pilihan
menawarkan kesuksesan dan
kekayaan, sebagian pilihan
menawarkan kehadiran dan
pertolongan Tuhan. Namun
kebanyakan orang kehilangan Allah
ketika mereka hanya memilih
kesuksesan atau kekayaan.

Padahal
Tuhan telah berjanji, apabila orang
percaya memilih untuk mencari
kerajaan Allah dan kebenarannya maka
semua hal-hal yang diperlukan akan
ditambahkan kepada mereka yang
sungguh-sungguh mencari-Nya.

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah
dan kebenarannya, maka semuanya itu
akan ditambahkan kepadamu.” (Matius
6:33)


https://www.facebook.com/KesaksianParaPelayanTuhanYangMenguatkanIman 
Renungkanlah ini: burung pipit saja tak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapa, masakan Dia membiarkan kita tenggelam dan mati dalam persoalan kita? Jadi jangan takut dan panik! "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 Petrus 5:7).
Sahabat... "...dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Yesaya 30:15 ...Semangatttt..JB US ^-^

Perjalanan hidup seseorang sangat ditentukan oleh pilihan-pilihan hidup yang diambilnya. Hidup ini penuh dengan jalan cadas dan berliku-liku. Adakalanya kita diperhadapkan dengan persimpangan-persimpanan jalan yang membahayakan. Jangan sampai kita tersesat!
Sahabat...Salah memilih jalan di persimpangan dapat mengubah keadaan kita seumur hidup.Semangattt..JB US ^-^

'Percaya' adalah bagian terpenting dalam kehidupan anak-anak Tuhan, karena dengan memiliki percaya, mujizat dan perkara-perkara ajaib dapat terjadi.
Sahabat...Secara manusia ada banyak hal yg mustahil dan tidak masuk akal, tetapi mujizat itu terjadi saat kita memilih tetap percaya kepadaNya. "Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" (Markus 9:23b).Semangattttt..JB US ^-^

Selasa, 24 Juli 2012

Bagaimana supaya kita bisa terlepas dari dosa yang membelenggu..? Dengan kekuatan sendiri kita pasti tidak akan mampu. Satu-satunya Pribadi yang dapat menolong dan melepaskan kita dari dosa adalah Tuhan Yesus Kristus.
Sahabat...tidak ada jalan lain selain kita harus terus melekat kepada Tuhan dan mensyukuri karya penebusan Kristus...milikilah komitmen untuk meninggalkan dosa dengan sepenuh hati. FirmanNya berkata, "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1 Yohanes 1:9).Semangatttt..JB US ^-^

http://www.radioevella.com/Nux 
'Percaya' adalah bagian terpenting dalam kehidupan anak-anak Tuhan, karena dengan memiliki percaya, mujizat dan perkara-perkara ajaib dapat terjadi.
Sahabat...Secara manusia ada banyak hal yg mustahil dan tidak masuk akal, tetapi mujizat itu terjadi saat kita memilih tetap percaya kepadaNya. "Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" (Markus 9:23b).Semangattttt..JB US ^-^

http://www.radioevella.com/Nux

Jumat, 20 Juli 2012

shalom pagi semua,,,
yukkk bilang "I LOVE YOU" pada Tuhan untuk nafas baru di pagi ini。。。。。

***" TUHAN TURUN TANGAN "***

Di saat aku berkata "Aku lelah Tuhan..
aku sangat lelah untuk meneruskan
perjalananku.. semua yang aku lakukan
tidak pernah cukup, aku lelah dengan
semua, aku tak sanggup.. tak mampu.
Mengapa hal ini tidak pernah lalu
dariku, mengapa perjuanganku sangat
berat. Tapi aku mau menang Tuhan,
aku mau tetap berjuang bersama-MU,
aku mau sampai garis akhir. Sampai
Kau bilang sudah selesai, semua sudah
selesai."

Lalu Kau berkata: "Anak-Ku,
sebenarnya beban yang kau pikul tak
seberapa. Aku lebih lelah darimu, Aku
harus melihat dan mendengar bahkan
memperhatikan kamu. Semua
keinginanmu dan kebutuhanmu,
belum lagi temanmu, saudaramu.
Bahkan kalau Kutuliskan di sini takkan
cukup.
Tapi kau tahu anak-Ku, Aku
melakukannya demi cinta-Ku padamu,
tanpa paksaan. Aku melakukannya
dengan sukacita, dengan penuh rasa
syukur, karena Aku mencintaimu,
sangat mencintaimu dengan segenap
hidup-Ku. Aku bahkan mau dan rela
mati untukmu. Itu tak mudah anak-KU,
bahkan Aku sempat berkata pada
Bapa-KU, 'Biarlah cawan ini lalu dari
pada-Ku.' Tapi Aku tahu kalau Aku tak
mati untukmu, perjalanan-Ku belum
selesai. Aku tahu itu tujuan hidup-Ku,
supaya setiap kamu yang percaya
pada-Ku selamat dan dapat hidup
kekal.

Tenang anak-Ku, Aku tahu takkan
mudah untukmu menjalani ini semua.
Seringkali Kulihat kau terjatuh, kau
menangis, kau berteriak pada-Ku. Aku
mendengar setiap teriakanmu. Aku
melihat setiap tetes air matamu. Aku
menghargai perjuanganmu untuk
selalu bangkit dari tiap kejatuhanmu.
Aku menyayangimu anak-Ku. Kau
sangat berharga buat-Ku.
Jangan biarkan dirimu menjadi lemah
dan tak perduli, cobalah lebih keras
lagi, berusahalah membuat-Ku
tersenyum. Berjuanglah untuk
mendapatkan mahkota kemuliaan
yang telah Kusediakan. Aku sudah
menyediakan tempat bagimu bersama-
Ku. Aku selalu ada bersamamu, dalam
tiap langkahmu, dalam tiap hembusan
nafasmu, dalam tiap tetes air matamu,
dalam tiap usahamu untuk bangkit.
Lakukanlah dengan cinta anak-Ku,
lakukanlah dengan penuh rasa syukur.

Jangan takut, Aku ada dekatmu, selalu
di dalam hatimu. Karena AKU
MENCINTAIMU... Aku mencintaimu
dengan segenap hati-Ku."

Lalu Ia tersenyum dan akupun
tersenyum. "Thanks GOD. You are
awesome. I love You too."

JESUS CHRIST Bless you always...

-esther-

Kemenangan gilang-gemilang Daud atas Goliat menjungkirbalikkan perkiraan semua orang. Kunci kemenangan Daud bukan pada perlengkapan senjata perangnya yang canggih, tapi karena mengandalkan Tuhan.
Sahabat...kita mempunyai Allah yang hidup. Dia adalah El-Gibor, Tuhan panglima perang yang gagah perkasa; Dia adalah sumber kemenangan kita.Semangatttt..JB US ^_^

http://www.radioevella.com/Nux
ans!!